Kamis, 22 November 2012

Saudi Kembali Injak-Injak Tempat Suci Islam

SADARLAH WAHAI ORANG ISLAM...!
Seperti biasanya rezim al-Saud kembali menjustifikasi perusakan-perusakan warisan bersejarah Islam yang dilakukannya.

Kali ini rezim yang mengaku sebagai "penjaga dua tempat suci" itu memutuskan untuk menghancurkan sumur bersejarah Tuwa dengan dalih perluasan lokasi tempat suci Mekah. Al-Alam (21/11) melaporkan.

Dr. Abbas al-Qattan, insinyur perluasan lokasi tempat suci Mekah dalam wawancaranya dengan koran Saudi, al-Sharq mengatakan, "Perluasan tempat suci meliputi lokasi sumur Tuwa di Jarwal, Mekah, dan rencananya penghancuran sumur di tahap keempat perluasan itu akan dikaji oleh sebuah komite."

Menurut riwayat hadis Nabi Saw, pada saat Futuh Mekah, Rasulullah Saw bermalam di sekitar sumur, dan setelah minum dan mandi dengan air sumur itu, beliau kemudian memasuki kota Mekah.

Syeikh Talal al-Hasani, walikota wilayah Jarwal mengatakan, "Orang-orang Afrika dan Maroko yang bermazhab Maliki mengikuti sunah Rasulullah Saw sebelum memasuki kota Mekah mandi dengan air sumur ini."

Ia menambahkan, "Satgas Amar Maruf Nahyi Munkar memasang pintu besi di pintu masuk ke lokasi sumur dan mencegah para jamaah haji yang akan mandi dengan air sumur tersebut. Untuk mencegah para peziarah memanfaatkan air sumur, polisi syariat Wahabi itu mengatakan bahwa air sumur tidak higienis."

Selain itu, rezim al-Saud dengan dalih perluasan tempat tawaf di Masjidil Haram, akan meratakan sejumlah tempat suci dan bersejarah. (IRIB Indonesia/HS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.